Kamis, 30 September 2021

✨ Festival Wedding ✨

Assalamualaikum, duhhh udah lama banget gak ngeblog lagi, kangen deh.. 
Yuk, tanpa ba-bi-bu lagiiii... Cekidottt 
Langsung pada topikk yaaa 🤗

Bagunku lebih awal subuh ini, menyiapkan pakaian, charger hp, dan kartu vaksin. Ya, hari ini jadwal vaksin kedua ku, sekali lagi dahiku berkerut, mengingat bagaimana respon tubuhku bulan lalu saat disuntik vaksin moderna dosis pertama, menggigil sehari semalam, demam, dan bengkak di lengan. Sulit untuk kubayangkan bila harus mengulangi proses itu untuk kedua kalinya. 

Setelah berberes, aku pamitan sama mama, melaju untuk menjemput Vina lebih dulu. Sahabat dibangku SMA ku, yang juga vaksin berbarengan denganku. 

*Vaksin Time* 
Deg-deg'an bukan karna ditusuk jarumnya. Deg-deg'an karena mengingat effect yang dtimbulkan setelah itu.. Tapi berupaya untuk positif thinking, dan menguatkan diri. 

Setelah selesai vaksin, aku dan Vina sudah merancang rencana dari kemarin untuk melihat Festival Wedding di PTC ( Palembang Trade Center ) disebuah mall dipalembang. Vina, 3 bulan yang lalu sudah menikah, kemarin kami sharing banyak hal tentang bagaimana hari pernikahan nya, persiapan nya menikah, biaya dan yang lain sebagainya. Dia mengajak ku untuk melihat Festival Wedding disana, aku hanya tertawa, bagaimana bisa iya ingin mengajakku sedangkan kandidat calonnya pun aku belum ada 😅 
"Rev, tahun itu aku melihat Festival Wedding pun, blm ada rencana buat menikah, tapi kita kan gak tau kedepannya. Seru Lo, banyak cashbacknya" jelas Vina

"Iya Vin, cuman diposisiku ini jangankan rencana untuk menikah, pasangan nya pun belum ada" 
Jawabku, sambil sedikit tertawa menanggapi Vina

"Jodoh itu gak ada yang tau Rev" 
Okedehhh, percakapan dimobil itu selesai 

Sebelum masuk, cuci tangan dan cek suhu tubuh terlebih dahulu. Semakin terlihat dekorasi festival itu debaran jantungku semakin tak karuan, ya. Aku gugup, gugup sekali malah... 

Kulihat tidak detail, untaian-untaian bunga pada dekorasinya, malu bercampur haru.. 
*Vin, aku belum siap* ucapku dalam hati

Vina terus saja berjalan, mengajakku mengambil beberapa brosur di stand-stand festival diberbagai wedding organizer atau sering disebut WO. Sekali itu ia mengajakku duduk di salah satu stand festival untuk melihat-lihat majalah pakaian-pakaian baju pengantin koleksi si vendor, hanya ku bolak balik lembaran majalah, jantungku masih belum stabil. 

"Kita lagi ada cashback besar-besaran mbak, baru tahun ini cashback sebanyak ini, beda dari tahun-tahun sebelumnya" jelas ibu-ibu penjaga stand

"Oh iya ya buk, berapa cashbacknya" jawab Vina

"5 juta mbk, biasanya kita hanya kasih cashback 2-3 juta aja. Rencananya mau untuk kapan mbak?" Tanyanya

Aku tertegun, diam sejenak. Tak ku balik lagi majalah itu. Pertanyaan itu seolah menuduhku, iya suruh ku berpikir dan untuk segera menjawabnya.. 

Ku senggol kaki Vina, memberi isyarat kepadanya, bahwa aku tak akan menjawab pertanyaan itu.

" Rencananya pertengahan tahun depan Bu" jawab Vina spontan 😂

Ku hela nafas, mencoba menenangkan diri. Bagaikan petir disiang bolong, ditodongi dengan pertanyaan rencana pernikahan, sedangkan yang mengajak nikah entah masih dimana....

Singkat cerita, kami terus menyelusuri satu persatu stand festival, Vina berperan mengumpulkan kan brosur. Aku hanya memegang nya dengan erat dengan degupan yang masih tak menentu

"Vin, kamu salah ajak orang. Seharusnya shefi ( Sahabat kami satu lagi, yang rencananya awal tahun depan akan segera menikah) bukan aku yang diajak kesini" basa basiku, menutupi malu..

"Dia nanti kesini sama pacarnya sendiri, gapapa kok Rev, biar jadi perkiraan dan bayangan kamu nanti" jawab Vina santay

Masih berjalan, masih kupandangi untaian-untaian bunga dekorasi itu, gaun-gaun dengan pernak pernik yang membuatnya sangat anggun. Dalam hati, sambil mengucapkan sholawat, semoga Allah pertemukam dengan yang terbaik... Ucapku berkali-kali... 

Diperjalanan mau ke kantor ku, setelah menghantarkan Vina pulang. 
Kusenderkan sejenak badanku di bangku mobil, kutarik nafas dan ku hela perlahan. Senyum sendiri sambil mencoba menenangkan hati. Haruuuu rasanya seperti sudah dekat pada waktunya, tapi belum bertemu dengan orangnya.... 

Mengingat-ingat perjalanan di festival tadi, sambil mengucap doa yang tak henti didalam hati, betapa indahnya pernikahan bila kita menjalankannya dengan hati yang ikhlas. Pernikahan adalah ibadah terpanjang, penyejuk hati dikala gundah, dan rumah yang aman bagi pemiliknya. 

Untuk kamu...
Yang sekarang entah ada dimana.. 
Semoga Allah segerakan kita untuk bersama.. 
Melanjutkan hidup dengan cinta dan membangun bahtera rumah tangga yang sakinah... 

Semoga kamu setia, untuk selalu menjaga hati, disaat kita belum berjumpa...❤️

Dan, untuk hari ini...
Terima kasih telah memberiku kesan..
Semoga doa baik ini akan segera terkabul kan... ✨ Aamiin Allahuma aamiin