Awalnya cinta itu yang ku tau adalah tentang perjuangan,pengorbanan dan kenyamanan diantara dua hati mahluk hidup. cinta pernah mempertemukan ku dengan pria bertubuh tinggi,bermata sedikit sipit dikala iya tertawa,dia yang pernah mengenalkanku akan bahagia dan nyatanya cinta tetapi itu dulu disaat aku dan dia masih bersama,saat-saat dimana kami harus menopang rindu dikala hujan,panas bahkan musim pancaroba.
dia pria idaman setiap wanita,dia baik,dia yang selalu menjagaku dari aku bangkit dari tidurku hingga malam menjemputku
Empat bulan berlalu begitu saja,ini saat aku dan dia masih bersama,dimana saat mata kami saling menatap,dimana tangan kami masih bisa bergenggaman satu sama lain,dan dimana disaat kaki kami masih bisa menjelajahi dunia ini berdua.
Empat bulan dari awal jadian,aku masih terasa bahwa aku selalu ada didekapannya,selalu ada dipikirannya bahkan dia selalu menjadi bunga didalam mimpi indahku.
Empat bulan masih kurasakan betapa hangatnya cinta dan kasih kami,betapa besarnya pengorbanan yang saling kami bagi,aku dan dia slalu cerita tentang masa kecil,keluarga,teman bahkan hal yang seharusnya belum layak untuk dipikirkan dan diperkirakan.
Hari demi hari kami lewatkan dengan canda bahkan tawa,suka dan duka, bahkan tangis dan amarah .
surat demi surat kami terima lewat pertemuan singkat,hidangan-hidangan yang ia masakpun terkadang hadir bersama dia dan surat cintanya...
Kita yang dulu,yang slalu memberikan semangat satu sama lain, yang saling berbagi,yang saling melengkapi,yang saling menutupi kini rasa itu telah hilang entah kemana,entah siapa yang membawa pergi kebahagiaan kita. Canda dan tawa seakan enggan,seakan tak ingin hadir lagi di komunikasi bicara kita.
Seakan hubungan ini meninggalkan kebencian bahkan kepura-pura'an.
Entahlah,ini serasa bukan cinta lagi,aku merasa ini seakan neraka bagi hati kami
dia melupakanmu akan diriku,dia melupakan janji nya dan kenangannya.
terkadang ingat,sungguh miris dan membuat hati teriris,membuat pelupuk mata seakan tak ingin selalu menahan semua kesedihannya sendiri.
Aku selalu ingin membuat orang tertawa,tetapi hatiku sendiri hancur berantakan tak karuan
''Ada Dusta Di Antara Kita'' yang selama hubungan ini berjalan hingga kurang lebih tujuh bulan,jatuh bangun aku mempertahankan semua ini,mempertahankan semua cinta dan kasih kita.
tetapi apa yang aku terima?hanya luka. Kau menjadikanku orang ketiga diantara hubungan barumu.
aku bukan lagi kau duakan,tapi sudah engkau tigakan itu yang kutau.
dua gadis satu universitas denganmu yang membuat hatimu luluh...
dua gadis yang kutemukan disosial media,dua gadis dewasa yang tak mengenal arti karma..
Kau tahu tidak betapa sakitnya kau rejam aku sebegitu parahnya,kau ingkari janji-janjimu dulu,kau dustakan semua cinta dan sumpahmu..
Untukmu,Dua gadis satu Universitas dengan pria tercintaku.
Kita sama-sama wanita biasa,yang sama-sama merasakan peka terhadap hati jika cidera.
yang sama-sama merasa sakit jika harapan patah begitu saja,tidakkah kau merasa?betapa sakitnya hati,disaat engkau tau pria mu meninggalkanmu begitu saja,demi wanita yang tak lama ini baru iya kenal?
Tetapi jika dengan berebut dia kau bahagia,silakan.
ingat karma. dan ingat penyesalan akhir yang akan kau terima,jauh lebih sakit dari apa yang pernah hatiku alami saat ini.
Untukmu,kekasihku dimasalalu
Jaga hatimu dengan wanita barumu,wanita pilihan bahkan cintamu,wanita yang bisa membuatmu melupakan akan diriku. jangan pernah kau ucapkan berulang sumpah dan kebohongan besarmu. cukup aku,cukup aku yang merasakan pahit dan perih nya korban dari pebuatanmu :")
''Aku tau bukan cinta bila tak ada luka. Tetapi mengapa hanya sesingkat ini tuhan mempertemukanku denganmu,pria yang tiada bosan-bosan nya selalu hadir didalam do'aku,pria yang selalu jadi topik cerita aku terhadap teman dan mamaku,pria yang kubangga-banggakan didepan teman bahkan keluargaku,pria yang slalu menjadi semangatku''
-Semuanya akan indah pada waktunya-