Senin, 23 Februari 2015

Roti Kukus Pandan

Kali ini dhea akan ngasih resep terbaik roti kukus buatan mama,dijamin enak dan teksturnya lembut dan gurih,selagi kalian buat nya pake hati dan perasaan :D Yakin dehhh!
tanpa basa basi lagi kita coba buat yokkk :9

Roti Kukus Pandan


   Bahan Luar:   

 - 1kg Tepung terigu   
 - 3 sdm gula pasir   
 - 1 sachet susu kental manis(vanila)  
 - Pasta Pandan secukupnya  
 - 1 bungkus Soda Vita   
 - Air secukupnya 
 - Minyak sayur secukupnya  
 - Daun Pandan


   Bahan Isi :  
 - Kelapa parut asli(Sekucupnya)   
- Gula Merah secukupnya   
- 3 sdm gula pasir   
- Garam secukupnya        

Cara Membuat :        
1. Campurkan Seluruh Bahan untuk bagian isi,gongseng hingga matang.       
2. Masukkan soda vita,air dan pasta pandan secukupnya,aduk rata.       
3. Masukkan Tepung terigu,gula pasir,minyak sayur dan susu kental manis. Ulen adonan        sampai kenyal dan merata.       
4. Bulatkan adonan +/- sebesar ukuran bola pingpong      
5. Isi adonan dengan Bahan isi,taruh dibagian bawah adonan dengan potongan daun padan           dengan ukuran sedang,agar aromanya wangi,dan taruh dibagian atas roti kukus dengan              potongan daun pandan yang berukuran kecil,agar terlihat cantik dan menarik.       
6. Diamkan hingga mengembang,kukus dan tunggu +/- 15-20 menit..       
7. Angkat,lalu hidangkan.




    Itulah Resep Roti Kukus dari dhea,selamat mencoba yaaa :9 















Walaupun judulnya tentang Roti Kukus,tapi jangan sampe ketinggalan keeksisannya :D hehe..

Rabu, 04 Februari 2015

Aku ini kekasihmu :")



Dia memang sahabat karibmu. ( aku tahu )
sahabat kecilmu,gadis yang kau sebut-sebut di akun media sosial milikmu,bahkan hanya seakan dia yang bisa mengerti kamu.

Dia memang sudah memilih pasangan terbaiknya,minggu ini bukankah pestanya?pesta nya akan pernikahan nya? aku tahu kau menyayangi nya sebagai sahabat mu. Tapi rasaku tidak sepantasnya kau lakukan perbuatan seberlebihan itu. Ini memang seperti lelucon,tapi anehnya aku merasa ini bukanlah sebuah lelucon,tetapi aku hanya ingin pengertian mu,untuk mengerti akan aku diposisi hidupmu...

Sebuah ''Kado'' yang aku masalahkan,kau sampaikan pesan suara mu lewat telephone ''besok temenin beli kado ya,'buat siapa? ''Sahabatku'' kan bilangnya belom ada uang,masuk kerja nya kan baru awal bulan ini,'' iya,uang nya aku pinjem dari saudaraku''

Memang masalah itu tak perlu aku besar-besarkan,memang sebuah hal yang konyol. aku seperti anak kecil !!! (itu benar-benar ku akui)

Mengapa pada saat dia yang memiliki pesta,kau yang terlalu bersemangat untuk hal itu,kau rela meminjam uang saudara mu untuk membelikan dia sebuah kado terindah untuknya? mengapa?
mengapa hal itu tidak kau lakukan pada saat hari ulang tahunku? yang jauh-jauh hari selalu aku ingatkan padamu,ini bukan bermaksud berlebihan atau apapun itu. Aku hanya ingin perlakuan special darimu.

Jujur yang ku harapkan bukanlah sebuah kado,melainkan sebuah ketulusanmu..

aku ingat sekali '' Jika tidak aku yang memulai pembicaraan,mungkin kau tidak akan pernah mengucapkan kata '' Selamat Ulang Tahun'' padaku..

Aku hanya ingin menjadikan hari yang terbahagiaku saat itu,hari yang aku tunggu-tunggu dari belasan bulan yang telah berlalu..

Bukankah setiap orang ingin diperlakukan berbeda dari orang yang menurutnya special?tapi mengapa aku tak merasakan itu darimu? Aku ingin seperti orang-orang lain diluar sana merasakan kehangatan dari seorang kekasihnya. tapi itu tak aku rasakan dari mu.

Aku ini kekasihmu....
tapi mengapa gadis itu yang kau istimewakan?
mengapa hanya dia yang selalu kau bangga-banggakan?
cara apa lagi yang kurang aku berikan padamu?
kebahagian yang mana lagi yang kau mau?

Aku memang sayang padamu,tapi jika caramu seperti ini,bagiku terlalu sakit untuk aku terima, dan izinkanlah aku untuk segera melupakan mu.

Jumat, 26 Desember 2014

Jadikan lukamu senikmat kau memakan coklat-

Aku memang tidak pernah menuntut untuk jadi wanita yang sempurna,karna memang tidak bisa ada yang begitu. Aku yakin semua orang baik kamu pasti mempunyai kekurangan masing-masing didiri kita.

Tidak lebih dari luka dan bahagia...
selalu kata-kata itu yang menjadi peran utama dalam cinta..
tetapi aku tetap tidak bisa menjadi yang sempurna walau itu kau paksa...

Setelah sudah amat sangat cinta,tidak ada masalah tentang wanita..
''kekuranganpun yang kau masalahkan ? iya
itu alasannya mengapa kau tak pernah mengenalkan aku dengan keluarga bahkan temanmu?
kau malu memiliki pacar yang serba kekurangan ini?

Tidak tahukah kamu? aku tidak pernah berusaha menjelekan kamu,aku malah slalu berusaha membanggakanmu didepan teman-teman bahkan orang tuaku.

Tidakkah kau ingat? beberapa bulan lalu?saat kau hina aku di percakapan singkat di handphonemu,kau mengejekku seenak perutmu? didepan teman-teman mu..

Kurasa,caraku mencintaimu tidak kekurangan kasih,tidak kehausan rindu bahkan kelaparan akan cinta..
tetapi mengapa slalu kekurangan ku yang menjadi bahan olok'anmu,sekali lagi Aku hanyalah wanita biasa yang tak akan pernah bisa kau ubah !

Dan sekarang aku hanya bisa merelakan kamu untuk mencari wanita baru yang jauh lebih sempurna daripada aku,yang jauh lebih bisa kau akrab kan dengan orang tua dan saudara-saudaramu,yang tidak bertingkah dan seegois aku.

Jadikan setiap cinta itu bagaikan kau memakan coklat.
dari pahit sampai kau bertemu pada manis dirasanya.

Dan jadikan pula luka mu bagaikan kau memakan coklat..
bahwa walaupun begitu banyak coklat kau rasa pahit,pasti ada coklat yang berasa manis dan pernah menghangatkanmu.

makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan,tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali..

Aku Merelakanmu.....



Jumat, 05 Desember 2014

Kurahasiakan Rindu Pada Rintik Hujan---


\

Entah dia seakan menjelma menjadi apa sekarang dihati ini. Teman,saudara atau bahkan sebagai orang asing lagi. Dia yang selalu mengartikan aku akan tawa,dia yang slalu menemaniku dalam sepi dan sendiri. Dan kini pergi entah kemana,berkelana mencari kehidupan baru lagi bersama wanita lain lagi. Kami yang sama-sama mencintai hujan yang pernah menyatukan kami disatu atap disebuah plaza,melihat rintik'a

n air yang jatuh dari ketinggian langit pucat,memandang sebuah toko lukisan disebrang jalan,bersama. Bersama puluhan anak tangga yang terbentang panjang untuk menyebrang diatas sana...

Ingat sekali disaat kami tertawa bersama dalam sebuah kenangan dikala hujan,ditemani pena yang menari-nari diatas kertas,meluncurkan tintanya dibadan putih tak bersuara. Kita lewati bersama disana,tepat didepan plaza kota ini.

Kini semua itu hanya kenangan...
Wanita barumu yang buatku makin luka dan merana.
Aku hanya bisa merelakan semua yang kupunya dimiliki orang lain,karna tak selama yang dicintai harus kita miliki .

Kurahasiakan rindu ini dibalik rintihan hujan.

Aku merindukan sosok yang pernah jadi semangatku,Aku merindukan sosok yang pernah menjadi alasan  mengaa aku bisa tertawa lepas bahkan lupa yang namanya masalalu pahitku.

Tapi mengapa  hanya sesingkat ini?Pertemuan kita yang begitu indah?
Apa kurang dan salahku padamu ? Mengapa kau buat aku sesakit ini ?

Ini sakit yang nyata-
Kamu yang ku kenal setia,kini menjadi laki-laki pendusta.

Cukup sekian sakitku kau taruh dihati ini,aku tak mau dekat bahkan seakan kenal denganmu lagi :") Terimah Kasih untuk semua ini.

Selasa, 21 Oktober 2014

Pria Idaman Dalam Do'aku ( JP 31 )

Awalnya cinta itu yang ku tau adalah tentang perjuangan,pengorbanan dan kenyamanan diantara dua hati mahluk hidup. cinta pernah mempertemukan ku dengan pria bertubuh tinggi,bermata sedikit sipit dikala iya tertawa,dia yang pernah mengenalkanku akan bahagia dan nyatanya cinta tetapi itu dulu disaat aku dan dia masih bersama,saat-saat dimana kami harus menopang rindu dikala hujan,panas bahkan musim pancaroba.
dia pria idaman setiap wanita,dia baik,dia yang selalu menjagaku dari aku bangkit dari tidurku hingga malam menjemputku

Empat bulan berlalu begitu saja,ini saat aku dan dia masih bersama,dimana saat mata kami saling menatap,dimana tangan kami masih bisa bergenggaman satu sama lain,dan dimana disaat kaki kami masih bisa menjelajahi dunia ini berdua.

Empat bulan dari awal jadian,aku masih terasa bahwa aku selalu ada didekapannya,selalu ada dipikirannya bahkan dia selalu menjadi bunga didalam mimpi indahku.

Empat bulan masih kurasakan betapa hangatnya cinta dan kasih kami,betapa besarnya pengorbanan yang saling kami bagi,aku dan dia slalu cerita tentang masa kecil,keluarga,teman bahkan hal yang seharusnya belum layak untuk dipikirkan dan diperkirakan.

Hari demi hari kami lewatkan dengan canda bahkan tawa,suka dan duka, bahkan tangis dan amarah .
surat demi surat kami terima lewat pertemuan singkat,hidangan-hidangan yang ia masakpun terkadang hadir bersama dia dan surat cintanya...

Kita yang dulu,yang slalu memberikan semangat satu sama lain, yang saling berbagi,yang saling melengkapi,yang saling menutupi kini rasa itu telah hilang entah kemana,entah siapa yang membawa pergi kebahagiaan kita. Canda dan tawa seakan enggan,seakan tak ingin hadir lagi di komunikasi bicara kita.
Seakan hubungan ini meninggalkan kebencian bahkan kepura-pura'an.

Entahlah,ini serasa bukan cinta lagi,aku merasa ini seakan neraka bagi hati kami
dia melupakanmu akan diriku,dia melupakan janji nya dan kenangannya.
terkadang ingat,sungguh miris dan membuat hati teriris,membuat pelupuk mata seakan tak ingin selalu menahan semua kesedihannya sendiri.

Aku selalu ingin membuat orang tertawa,tetapi hatiku sendiri hancur berantakan tak karuan
''Ada Dusta Di Antara Kita'' yang selama hubungan ini berjalan hingga kurang lebih tujuh bulan,jatuh bangun aku mempertahankan semua ini,mempertahankan semua cinta dan kasih kita.

tetapi apa yang aku terima?hanya luka. Kau menjadikanku orang ketiga diantara hubungan barumu.
aku bukan lagi kau duakan,tapi sudah engkau tigakan itu yang kutau.

dua gadis satu universitas denganmu yang membuat hatimu luluh...
dua gadis yang kutemukan disosial media,dua gadis dewasa yang tak mengenal arti karma..

Kau tahu tidak betapa sakitnya kau rejam aku sebegitu parahnya,kau ingkari janji-janjimu dulu,kau dustakan semua cinta dan sumpahmu..

Untukmu,Dua gadis satu Universitas dengan pria tercintaku.
Kita sama-sama wanita biasa,yang sama-sama merasakan peka terhadap hati jika cidera.
yang sama-sama merasa sakit jika harapan patah begitu saja,tidakkah kau merasa?betapa sakitnya hati,disaat engkau tau pria mu meninggalkanmu begitu saja,demi wanita yang tak lama ini baru iya kenal?

Tetapi jika dengan berebut dia kau bahagia,silakan.

ingat karma. dan ingat penyesalan akhir yang akan kau terima,jauh lebih sakit dari apa yang pernah hatiku alami saat ini.

Untukmu,kekasihku dimasalalu
Jaga hatimu dengan wanita barumu,wanita pilihan bahkan cintamu,wanita yang bisa membuatmu melupakan akan diriku. jangan pernah kau ucapkan berulang sumpah dan kebohongan besarmu. cukup aku,cukup aku yang merasakan pahit dan perih nya korban dari pebuatanmu :")

''Aku tau bukan cinta bila tak ada luka. Tetapi mengapa hanya sesingkat ini tuhan mempertemukanku denganmu,pria yang tiada bosan-bosan nya selalu hadir didalam do'aku,pria yang selalu jadi topik cerita aku terhadap teman dan mamaku,pria yang kubangga-banggakan didepan teman bahkan keluargaku,pria yang slalu menjadi semangatku''

-Semuanya akan indah pada waktunya-

Sabtu, 21 Juni 2014

Mengapa sesulit ini mengikhlaskan dia(24) pergi jauh dari raga dan hatiku?

Aku tau kebahagiaan ku akan semu jika harus memperebutkanmu dari tangan wanita itu..
Aku tau aku akan menjerumuskan diriku sendiri kedalam lubang derita jika aku harus pergi dari kekasih yang ini,yang benar-benar mencintai aku sepenuh hati..

Aku tau kita sudah sama-sama mendapatkan pengganti yang jauh lebih baik daripada hubungan kita dulu,aku tau..
Tapi aku belum bisa sepenuhnya menemukan waniuta barumu..

Aku sadar,sampai saat ini tak ada lelaki lain sepertimu yang silih berganti membahagiakan hatiku,setulus kamu :"")

Entah mengapa,sungguh aku tak bisa menerima ketulusan cinta mereka terhadapku yang slalu memikirkan kamu..

Entah mengapa hanya nama mu yang slalu menyelimuti otak dan pikiranku..

Tuhan..
Mengapa dulu kau harus mempertemukan aku dengannya?dengan seseorang yang sampai saat ini sulit kulupa...
Tuhan,apakah dosaku?:( mengapa sesulit ini aku mengikhlaskan dia pergi jauh dari raga dan hatiku?

Terlalu banyak kenangan kami tuhan..
Terlalu banyak isi kata yang slalu kurangkai dalam do'aku padaMu,untuknya..
Terlalu pedih jika aku harus mengingat lagi tentang dia,tentang kenangannya...

Tuhan...
Aku tau,siapa pendengar dan pengabul do'aku ini,hanya Engkau.
Tuhan..
Aku ingin kembali kemasa kecilku,dimana aku tak pernah mengenal dia bahkan cinta..
Tuhan...
Aku ingin kembali,kembali padaMu,sebagaimana aku ditempatkan disini,Bumi.
Tuhan...
Aku tak ingin mengenal cinta lagi,aku sakit tuhan,sungguh sakit,hatiku luka memberkas parah,aku jatuh,lumpuh karna dia,cintaku.

Buat engkau laki-laki yang kudambakan sejak awal kita kenal sampai saat ini,aku tau kau sudah sangat jauh melupakanku,kau sudah tak peduli lagi atas asas rasa cintaku padamu,aku tau rasamu padaku tak berkobar lagi,rasamu padaku telah padam tertiup oleh angin yang lebih kencang (wanita barumu) aku hanya ingin kau tau,sampai saat ini aku masih mengharapkanmu,mengharapkan kau kembali kedekapanku.24

Himpunan Kosong { }

Terluka...
Bagai himpunan tanpa bilangan
Bagai phytagoras tanpa sisi miring

                             Tak sanggup..
                             Kau sudutkan ku dalam lingkup persegimu
                             Kau sudutkan ku dalam segitiga cintamu

    Kau lebih memilih bilangan rasionalmu
    Yang menjadi suatu pembagi diantara 2 bilangan bulat

                             Kau lebih memilih meng-Eliminasikanku
                             Daripada mempertahankanku

Hatimu bagai tabung tanpa tutup
Hatimu masih kau buka untuk kaum hawa yang lain

                        Bagaimana frekuensi harapan yang kau padaku dulu?
                        Bagaiman relasi dan pemetaan yang kau beri dulu ?
                        Kurang apa lagi peluang yang ku berikan padamu ?

Kini...
Kau bagi cintaku...
Kau tambahkan rasa sakit dihatiku

                           Dan sekarang....
                           Aku hanya ingin menjadi himpunan kosong
                           Aku ingin menjadi lingkaran yang tak berdiameter